- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Tiap tahun ajaran baru datang, para orang tua biasanya disibukkan dengan berbagai urusan anak sekolah. Apalagi kalau anaknya baru mau masuk ke SD, SMP, atau SMA/K. Pastinya akan sangat repot, apalagi bila memilih untuk daftar lewat PPDB pemerintah.
Pada awalnya PPDB pemerintah diperuntukkan bagi sekolah negeri saja, namun dua tahun belakangan ini pemerintah bekerja sama dengan sekolah-sekolah swasta di tingkat SMA/K, dan juga SMP yang dimulai tahun ini. Sekolah-sekolah swasta dilibatkan karena untuk memenuhi kuota pendaftar PPDB yang terus meningkat tiap tahunnya, meski kuotanya selalu saja tidak mencukupi.
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi para pendaftar, seperti:
1. Memiliki Kartu Keluarga sesuai domisili dan akta kelahiran.
2. Usia anak harus sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah (berlaku untuk tingkat SD - SMA/K).
3. Anak tersebut adalah penerima KJP/KIP atau namanya terdata di DTKS (untuk tingkat SMP - SMA/K, bagi yang akan mendaftar lewat jalur Afirmasi atau PPDB bersama untuk sekolah swasta).
Selain harus memenuhi beberapa syarat di atas, kita juga harus melewati beberapa tahapan pendaftaran, yaitu:
1. Pra Pendaftaran.
- Membuat akun PPDB.
- Verifikasi akun.
- Aktivasi Akun.
2. Pendaftaran.
- Memilih sekolah.
-Menunggu hasil seleksi.
Prosesnya memang sedikit panjang, sedikit sulit, namun sebenarnya cukup mudah jika kita mengikuti tahapannya sesuai aturan.
Adapun jalur-jalur PPDB yang harus dipilih saat mendaftar, yaitu:
1. Jalur prestasi (akademik dan non akademik).
2. Jalur afirmasi (KJP, KIP, DTKS).
3. Jalur untuk penyandang disabilitas.
4. Jalur zonasi.
5. Jalur untuk anak nakes (tenaga kesehatan) yang meninggal dalam penanganan covid dan untuk anak panti.
6. Jalur untuk anak guru atau tenaga pendidik, atau juga jalur untuk perpindahan tugas orang tua/wali.
7. Jalur PPDB bersama (sekolah swasta).
Tahun kemarin aku memilih jalur PPDB bersama (sekolah swasta) untuk anakku yang pertama. Saat ini anak pertamaku sudah duduk di kelas 2 SMK, di salah satu sekolah swasta Katolik di daerah Sunter. Sedangkan tahun ini, saya juga mendaftarkan sekolah untuk anak bungsuku yang akan masuk ke SMP. Kali ini aku mendaftar lewat dua jalur. Pertama aku mendaftar melalui jalur prestasi non akademik, namun bila gagal aku akan kembali mendaftar lewat jalur afirmasi.
Sebagai tambahan informasi, PPDB bersama swasta ada dua macam, yaitu PPDB bersama yang mendaftar online dan yang mendaftar langsung secara mandiri ke sekolah. Jika mendaftar online, berarti harus melewati beberapa syarat dan juga tahapan yang sudah saya jelaskan di atas, tapi bila mendaftar secara mandiri dan langsung ke sekolah, hanya akan mendapatkan potongan biaya uang pangkal (biaya pembangunan sekolah).
Itulah beberapa info mengenai PPDB pemerintah berdasarkan pengalaman pribadi yang aku ketahui dan juga lewati. Semoga bermanfaat bagi para orang tua lainnya yang mungkin akan mendaftarkan anaknya sekolah lewat PPDB pemerintah.
Written by, Ika Ledjaph.
Photo by, Google.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar